Kamis, 06 Januari 2011

Yang membuat mata ini berkaca - kaca...

Indonesia tanah airku,

Tanah tumpah darahku,

Di sanalah aku berdiri,

Jadi pandu ibuku

Indonesia kebangsaanku,

Bangsa dan tanah airku,

Marilah kita berseru,

Indonesia bersatu.

Hiduplah tanahku,

Hiduplah neg'riku,

Bangsaku, Rakyatku, semuanya,

Bangunlah jiwanya,

Bangunlah badannya,

Untuk Indonesia Raya.

Indonesia Raya,

Merdeka, Merdeka,

Tanahku, Ne'griku yang kucinta.

Indonesia Raya,

Merdeka, Merdeka,

Hiduplah Indonesia Raya..



Dapatkah anda bayangkan ..

bagaimana rasanya menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya ..

bersama lebih dari 80.000 orang ..

mendukung 11 orang yang berjuang untuk Merah Putih ..

Satu untuk Indonesia ..


Gelora Bung Karno, 29 Desember 2010

Final Piala AFF Suzuki Cup 2010

Indonesia vs Malaysia


Selasa, 04 Januari 2011

Jangan malu untuk belajar..


Manusia berencana.. Tuhan menentukan.


Mungkin sudah suratan takdir juga, Indonesia akhirnya tidak menjuarai Piala AFF 2010 di penghujung tahun 2010. Main 7 kali, menang 6 kali dan kalah 1 kali ternyata tidak cukup membuat Piala itu bersanding di tangan para pemain kita.

Pencapaian ini ternyata membawa banyak sekali pembelajaran buat penggemar sepak bola Indonesia.. dan memang bola itu bundar.. tidak ada yang bisa menebak hasil akhirnya. Siapa yang sangka Malaysia yang dihajar 5-1 di babak penyisihan group, ternyata balik menghajar kita 3-0 di Bukit Jalil dan mencuri gol 1-2 di Senayan, yang akhirnya membuat mereka menang agregat 4-2.

Hal non teknis banyak diangkat sebagai penyebab kegagalan tim nasional menjuarai Piala AFF tahun ini. Perasaan jumawa dan intervensi dari pihak ketiga menyebabkan tim nasional kehilangan konsentrasi justru di babak - babak penentuan.

Tapi sudahlah.. kalah tetaplah kalah. Jangan malu untuk mengakui negara tetangga kita itu lebih siap di Final, dibandingkan kita. Mereka lebih fokus dibandingkan kita.

Jangan meratapi apa yang sudah lalu, tataplah masa depan 'Garuda !! Jadikanlah hal ini pelajaran berharga agar kemudian hari kami bisa dibuat lebih bangga daripada sekedar menjuarai Piala AFF.

Sometimes by losing a battle you find a new way to win the war by Donald Trump

Kamis, 23 Desember 2010

Saatnya Juara Garuda !!


AFF Suzuki 2010

Group Stage

Indonesia - Malaysia : 5-1

Indonesia - Laos : 6-0

Indonesia - Thailand : 2-1

Semi Final

Filipina - Indonesia : 0-1 (Leg 1)

Indonesia - Filipina : 1-0 (Leg 2)

Final

Malaysia - Indonesia : ? (Leg 1)

Indonesia - Malaysia : ? (Leg 2)

Di ujung tahun 2010 ini, seluruh masyarakat di Indonesia seperti terhipnotis dengan penampilan tim nasional sepak bola Indonesia. Semangat patriotisme dan pantang menyerah di lapangan ditunjukkan oleh para pemain Indonesia membuat dada ini sesak penuh kebanggaan. Semua seperti melupakan berita politik, beban hidup, himpitan ekonomi sehari - hari hanya untuk melihat para pemain berjuang di lapangan.

Hanya tersisa 2 langkah lagi untuk Indonesia mencapai Juara, dan kali ini Malaysia yang menunggu di Final. Pada Piala AFF sebenarnya Indonesia mempunyai pengalaman yang bagus, karena sejak tahun 2000 sampai saat ini sudah mencapai Final 3 kali dari 5 perhelatan (2000, 2002, dan 2004) dan di tahun ini adalah pencapaiannya yang ke empat. Namun sayangnya di tahun - tahun yang lalu Indonesia belum pernah menjadi Juara.

Dan sesuai judul diatas, tahun 2010 ini saatnya Garuda yang menjadi juara di kawasan Asia Tenggara !! Ada beberapa hal yang membuat saya optimis, diantaranya :

1. Tim Nasional yang padu.

Mulai dari jajaran manajemen, pelatih dan pemain sampai orang - orang diluar dari manajemen ikut membantu kesolidan tim yang sekarang. Semuanya terintegrasi dari faktor teknis sampai non teknis diperhatikan. Contoh BTN dengan Iman Arif-nya berburu pemain keturunan Indonesia yang ada diluar, Coach Alfred yang memasukkan pemain - pemain yang punya motivasi tinggi membela kostum merah putih, dan lain - lain.

2. Perhatian dari RI 1.


Seorang legenda sepak bola Indonesia Rully Nerre sampai berkomentar tidak pernah sejarahnya seorang presiden di Indonesia datang dan menghampiri pemain saat mereka sedang berlatih sebelum menghadapi pertandingan untuk memberikan motivasi dan ucapan selamat berjuang kepada para pemain tim nasional. Namun itulah yang terjadi SBY menyempatkan sidak ke latihan tim nasional tanpa ada protokoler kenegaraan, yang membuat para pemain sempat terkaget - kaget dan merasa dihargai.

3. Dukungan 110% dari Rakyat Indonesia.

Aahh.. coba anda bayangkan, ada yang rela membangun kemah hanya untuk membeli tiket pertandingan Final di Jakarta.. apa namanya kalau bukan totalitas suporter Indonesia ! Harga yang pantas untuk menjadi saksi hidup perjuangan para pemain di Gelora Bung Karno.

4. Tweet dari Ryan Babel, Rio Ferdinand dan Cesc Fabregas

Perjuangan para pemain ternyata tidak hanya diikuti oleh rakyat Indonesia, bahkan beberapa pemain sepak bola dunia ikut menunggu dan memberi dukungan lewat account twitter mereka.

"Congratulations Indonesia with the win today" - Ryan Babel

"Congratulations to all the indonesian football fans for their win. Enjoy!" - Cesc Fabregas

"Just saw that Indonesia beat Malaysia 2-1, my Indonesian twitfam must be very happy right now!" - Rio Ferdinand

5. Lawannya adalah Malaysia !!

Lawan yang tepat, di waktu yang tepat. Tidak ada hal yang begitu indah bila bisa mengalahkan saudara serumpun yang selalu menginjak - injak kedaulatan kita sebagai negara Indonesia. Coba anda baca Kompas yang mewawancarai seorang TKI di negeri jiran saat kita menggulung Malaysia 5-1.

"Kemenangan ini menunjukkan bahwa kita bisa. Selama ini kita dipandang tidak bisa apa - apa."

Beban psikologis mereka sebagai seorang buruh terpinggirkan hilang, berganti dengan sebuah kebanggaan !!

Semoga perjuangan saudara - saudara kita di Tim nasional Indonesia berbuah manis, dengan menutup tahun 2010 dengan memberi gelar kepada masyarakat yang sudah 19 tahun tidak pernah merasakan nikmatnya bangga menjadi juara !!

Selamat berjuang Garuda kami yang perkasa !!

Doa kami menyertaimu di lapangan !!

Senin, 25 Oktober 2010

How Much Do You Make An Hour ?


With a timid voice and idolizing eyes, the little boy greeted his father as he returned from work, "Daddy, how much do you make an hour?"

Greatly surprised, but giving his boy a glaring look, the father said: "Look, son, not even your mother knows that. Don't bother me now, I'm tired."

"But Daddy, just tell me please!? How much do you make an hour," the boy insisted.

The father finally giving up replied: " Twenty dollars per hour."

"Okay, Daddy? Could you loan me ten dollars?" the boy asked.

Showing restlessness and positively disturbed, the father yelled: "So that was the reason you asked how much I earn, right?? Go to sleep and don't bother me anymore!"

It was already dark and the father was meditating on what he had said and was feeling guilty. Maybe he thought, his son wanted to buy something. Finally, trying to ease his mind, the father went to his son's room.

"Are you asleep son?" asled the father.

"No, Daddy. Why?" replied the boy partially asleep.

"Here's the money you asked for earlier," the father said.

"Thanks, Daddy!" rejoiced the son, while putting his hand under his pillow and removing some money.

"Now I have enough! Now I have twenty dollars!" the boy said to his father, who was gazing at his son, confused at what his son just said.

"Daddy could you sell me one hour of your time?"


- Author Unknown