Rabu, 11 Agustus 2010

Siapakah Perancang Lambang Negara Indonesia ?




Beberapa hari yang lalu, saya iseng untuk browsing tentang Garuda. Cuman pengen melihat lambang negara kita yang ada di kostum tim nasional Indonesia.

Nggak sengaja ternyata menemukan artikel tentang perancang lambang negara kita, Garuda Pancasila.. dan nggak pernah saya sadari sebelumnya kalau sebenarnya saya tidak tahu siapa perancangnya.

Nahh buat anda yang belum tahu siapakah perancang lambang negara kita Garuda Pancasila ? Dia adalah keturunan ningrat dari Pontianak yaitu Sultan Hamid II.



Bagaimana prosesnya ? berikut kutipannya..

Sewaktu Republik Indonesia Serikat dibentuk, Sultan Hamid II diangkat menjadi Menteri Negara Zonder Porto Folio dan selama jabatan menteri negara itu ditugaskan Presiden Soekarno merencanakan, merancang dan merumuskan gambar lambang negara.

Tanggal 10 Januari 1950 dibentuk Panitia Teknis dengan nama Panitia Lencana Negara di bawah koordinator Menteri Negara Zonder Porto Folio Sultan Hamid II dengan susunan panitia teknis Muhammad Yamin sebagai ketua, Ki Hajar Dewantoro, M.A. Pelaupessy, Mohammad Natsir, dan RM Ngabehi Purbatjaraka sebagai anggota. Panitia ini bertugas menyeleksi usulan rancangan lambang negara untuk dipilih dan diajukan kepada pemerintah.

Merujuk keterangan Bung Hatta dalam buku “Bung Hatta Menjawab” untuk melaksanakan Keputusan Sidang Kabinet tersebut Menteri Priyono melaksanakan sayembara. Terpilih dua rancangan lambang negara terbaik, yaitu karya Sultan Hamid II dan karya M. Yamin.

Pada proses selanjutnya yang diterima pemerintah dan DPR adalah rancangan Sultan Hamid II. Karya M. Yamin ditolak karena menyertakan sinar-sinar matahari dan menampakkan pengaruh Jepang.

Setelah rancangan terpilih, dialog intensif antara perancang (Sultan Hamid II), Presiden RIS Soekarno dan Perdana Menteri Mohammad Hatta, terus dilakukan untuk keperluan penyempurnaan rancangan itu. Terjadi kesepakatan mereka bertiga, mengganti pita yang dicengkeram Garuda, yang semula adalah pita merah putih menjadi pita putih dengan menambahkan semboyan "Bhineka Tunggal Ika".

Pada tanggal 8 Februari 1950, rancangan final lambang negara yang dibuat Menteri Negara RIS, Sultan Hamid II diajukan kepada Presiden Soekarno. Rancangan final lambang negara tersebut mendapat masukan dari Partai Masyumi untuk dipertimbangkan, karena adanya keberatan terhadap gambar burung garuda dengan tangan dan bahu manusia yang memegang perisai dianggap bersifat mitologis.

Sultan Hamid II kembali mengajukan rancangan gambar lambang negara yang telah disempurnakan berdasarkan aspirasi yang berkembang, sehingga tercipta bentuk rajawali - Garuda Pancasila dan disingkat Garuda Pancasila. Presiden Soekarno kemudian menyerahkan rancangan tersebut kepada Kabinet RIS melalui Moh Hatta sebagai perdana menteri.

AG Pringgodigdo dalam bukunya "Sekitar Pancasila“ terbitan Departemen Hankam, Pusat Sejarah ABRI menyebutkan, rancangan lambang negara karya Sultan Hamid II akhirnya diresmikan pemakaiannya dalam Sidang Kabinet RIS. Ketika itu gambar bentuk kepala Rajawali Garuda Pancasila masih “gundul” dan “'tidak berjambul”' seperti bentuk sekarang ini.

Inilah karya kebangsaan anak-anak negeri yang diramu dari berbagai aspirasi dan kemudian dirancang oleh seorang anak bangsa, Sultan Hamid II Menteri Negara RIS. Presiden Soekarno kemudian memperkenalkan untuk pertama kalinya lambang negara itu kepada khalayak umum di Hotel Des Indes, Jakarta pada 15 Februari 1950.

Penyempurnaan kembali lambang negara itu terus diupayakan. Kepala burung Rajawali Garuda Pancasila yang “gundul” menjadi “berjambul” dilakukan. Bentuk cakar kaki yang mencengkram pita dari semula menghadap ke belakang menjadi menghadap ke depan juga diperbaiki, atas masukan Presiden Soekarno.

Tanggal 20 Maret 1950, bentuk akhir gambar lambang negara yang telah diperbaiki mendapat disposisi Presiden Soekarno, yang kemudian memerintahkan pelukis istana, Dullah untuk melukis kembali rancangan tersebut sesuai bentuk akhir rancangan Menteri Negara RIS Sultan Hamid II yang dipergunakan secara resmi sampai saat ini

Sultan Hamid II kemudian menyelesaikan penyempurnaan bentuk final gambar lambang negara, yaitu dengan menambah skala ukuran dan tata warna gambar lambang negara di mana lukisan otentiknya diserahkan kepada H. Masagung, Yayasan Idayu Jakarta pada 18 Juli 1974.

Dari transkrip rekaman dialog Sultan Hamid II dengan Masagung (1974) sewaktu penyerahan berkas dokumen proses perancangan lambang negara, disebutkan “ide perisai Pancasila” muncul saat Sultan Hamid II sedang merancang lambang negara. Dia teringat ucapan Presiden Soekarno, bahwa hendaknya lambang negara mencerminkan pandangan hidup bangsa, dasar negara Indonesia, di mana sila-sila dari dasar negara, yaitu Pancasila divisualisasikan dalam lambang negara.

Sedangkan Lambang Negara yang ada disposisi Presiden Soekarno dan foto gambar lambang negara yang diserahkan ke Presiden Soekarno pada awal Februari 1950 masih tetap disimpan oleh Kraton Kadriyah, Pontianak.



Selasa, 27 Juli 2010


Keep the Faith

Senin, 26 Juli 2010

They will begin the season as Underdog !! (..AGAIN..)

Hajatan Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan sudah berakhir dengan membawa Spanyol menjadi Juara Dunia untuk pertama kalinya. Kini semua tim mulai menatap musim 2010/2011 yang sebentar lagi akan digelar.

Semua bermula dari jendela transfer pemain. Karena dari sinilah setiap tim memulai persiapannya dan bisa dilihat kesanggupannya untuk mempertahankan posisi atau menaikkan posisi mereka di klasemen nantinya.

Musim ini beberapa pemain veteran Arsenal memilih untuk keluar karena ketidak sepakatan gaji ataupun juga tidak diperpanjang seperti Mikael Silvestre, William Gallas, dan Sol Campbell. Dan ada pula yang keluar melalui transfer seperti Eduardo Da Silva yang memilih untuk pergi ke Shaktar Donetsk untuk mendapatkan jam bermain lebih banyak.

Tetapi tidak seperti musim sebelumnya, kali ini Arsenal kedatangan beberapa pemain berbakat dan mungkin akan bertambah lagi, seperti Striker asal Maroko; Marouane Chamakh dari Bordeaux, dan Bek Tengah asal Perancis; Laurent Koscielny dari Lorient. Benar - benar tipikal rekrutmen ala Le Professeur Wenger, "Unknown, Cheap and Young".

Tapi walaupun The Gunners berhasil mendapatkan Chamakh dan Koscielny, sepertinya ada beberapa lubang yang harus ditambal oleh Mr. Wenger agar Arsenal bisa menjadi kandidat kuat Juara.

Departure of El Capitan Francesc Fabregas.

Hanya seorang Fabregas yang bisa membuat tim sebesar Barcelona begitu ngotot dan menghalalkan segala cara baik yang kotor ataupun gentleman, untuk membuat Fabregas pindah dan mengenakan kostum kebanggaan Blaugrana. Bisakah Jack Wilshere atau Samir Nasri menjadi pengganti Fabregas yang ideal ? ataukah Arsene Wenger akan mengambil Mesut Oezil atau Yoan Gourcuff sebagai pengganti Fabregas ?

Numero Uno ? Number One ? Nummer Eins ?

Arsenal selalu mudah mendapatkan pemain - pemain bertalenta untuk posisi belakang, tengah dan depan.. tapi selalu susah mendapatkan sang nomor 1 alias posisi kiper. Kandidat sejauh ini adalah Marteen Stekelenburg (Ajax & Holland nummer een), Mark Scwarzher (Fulham & Australia #1) dan Igor Akinfeev (CSKA Moscow & Russia goalkeeper).. paling tidak lebih baik dibandingkan kiper - kiper Arsenal saat ini seperti Manuel Almunia, Lukas Fabianski, Vito Mannone, dan Wojciech Szczesny.

Vermaelen's Partner in Crime.

Musim lalu menjadi musim perdana bagi Thomas Vermaelen, dan ia menjalani debut yang luar biasa. Berpartner dengan William Gallas atau Sol Campbell menjadikan lini pertahanan Arsenal sulit untuk ditembus. Musim ini keduanya sudah meninggalkan Arsenal, dan pilihan antara Johan Djourou dan Laurent Koscielny masih membuat ragu kebanyakan Gooners. Untungnya Mr. Wenger berjanji akan membawa 1 pemain bertahan lagi ke Emirates Stadium, apakah itu Per Martesacker (.. from my favorite Werder Bremen) ? Hope So...


Dan sepertinya musim 2010 / 2011 , Arsenal memulai perjalanannya sebagai tim underdog (lagi) bukan sebagai tim kandidat juara. Tapi.. seperti yang pernah disebutkan sebelumnya, percuma membeli pemain mahal, kalau sistem permainan tidak bisa dijalankan di lapangan.. tohh dari 25 pemain, setiap klub cuman bisa memainkan 11 orang saja.. dan musim ini Gooners menatap perjalanan Arsenal akan lebih baik dibanding musim sebelumnya.

Semoga salah satu trophy datang ke Emirates Stadium musim ini..

In Arsene We Trust !!

Kamis, 01 Juli 2010

5 Alasan Inggris Kalah dari Jerman

Piala Dunia selalu menyajikan kejutan di setiap pertandingannya. Piala Dunia di Afrika Selatan kali ini juga tidak mau ketinggalan, Italia dan Perancis, duo Juara dan Finalis tahun lalu harus gugur secara tragis di penyisihan grup.

Jagoan saya adalah Inggris cukup beruntung berhasil melewati penyisihan grup, namun harus bertemu Jerman di Babak 16 Besar. Pertandingan yang digelar di Bloemfontein ini seharusnya berjalan menarik, tapi Jerman berhasil menghancurkan Inggris dengan skor 4-1.

Setiap orang punya alasan atau analisis tersendiri tentang kekalahan Inggris dari Jerman. Saya pun juga begitu, inilah pendapat saya :

1. Defensive Line bermasalah.

Menurut saya salah satu faktor kunci sebuah tim dapat memenangkan pertandingan dalam olah raga adalah defensive ability. Inggris maju ke Piala Dunia 2010 dengan Defensive Line yang kacau. Posisi kiper tidak ada yang sekelas Iker Casillas atau Buffon, bahkan Kiper Arsenal Manuel Almunia yang notabene berkebangsaan Spanyol namun mempunyai paspor Inggris berniat untuk mengisi posisi ini. Belum lagi di posisi bek bermasalah karena Rio Ferdinand tiba tiba cedera, dan Wayne Bridge menolak dipanggil karena kasus dengan John Terry.

2. Terlalu banyak ekspose

Liga Primer Inggris merupakan salah satu liga paling kompetitif di dunia. Tapi tim nasional Inggris ternyata harus merasakan dampak pahit akibat komersialisasi yang masuk ke Liga Premier tersebut, seperti jadwal yang padat dan seluruh peserta Piala Dunia bisa dengan sangat gamblang mengetahui kebiasaan dan cara bermain setiap pemain Inggris. Coba saja lihat Bocanegra saat Amerika Serikat melawan Inggris, dia bisa dengan berani pasang badan mengarahkan Shaun Wright Phillips menyisir masuk pertahanan mereka, karena Wright Phillips adalah seorang winger pengumpan. Dengan asumsi setelah menusuk Wright Phillips pasti akan mengumpan ke tengah, tidak akan menembak langsung ke arah kiper, saat itulah duet Jay DeMerit dan Oguchi Onyewu menunggu untuk memotong.

3. Leadership dipertanyakan

Kapten Inggris sebenarnya cocok di lengan John Terry, tapi seorang kapten adalah orang yang bisa dipercaya. Setelah kasus perselingkuhannya dengan mantan istri Wayne Bridge, masih dapatkah ia dipercaya ? Andaikan Don Fabio saat itu mengumumkan seluruh tim nasional Inggris tetap mendukung JT sebagai kapten dari desakan publik dengan catatan bahwa memang apa yang dilakukan adalah sebuah aib, saya yakin hasilnya akan berbeda. Bukan saya menyepelekan Rio Ferdinand atau Steven Gerrard, namun dalam rentang waktu kurang dari setahun posisi Kapten di lapangan berpindah ke 3 lengan adalah hal yang harus dieliminasi saat Piala Dunia sudah mulai berjalan.

4. Wasit

Sebenarnya saya tidak mau berkomentar untuk hal ini, namun memang wasit & penjaga garis membuat kesalahan saat menganulir gol Frank Lampard pada kedudukan 2-1 untuk Jerman. Hal ini juga diakui oleh FIFA hingga harus memberikan pernyataan maaf kepada tim nasional Inggris.

5. Lawannya adalah Jerman !!

Yaaaa.. lawan mereka adalah Jerman, negara yang paling ditakuti di setiap ajang kompetisi sepak bola. Coba lihat catatan prestasi mereka .. 3 kali Juara Dunia dan 3 kali Juara Eropa. Bandingkan dengan Inggris .. 1 kali Juara Dunia. Sekedar catatan saja tahun lalu Jerman dan Inggris juga bertemu di Final Piala Eropa U-21 dengan hasil 3-1 untuk Jerman, dan beberapa pilar Jerman ikut serta di tim Piala Dunia ini yaitu Manuel Neuer, Sami Khedira, Jerome Boateng dan Mesut Oezil; sementara Inggris hanya menyertakan James Milner dalam squad mereka di Piala Dunia 2010 ini.